Berita

HMJ BKI IAIN Palu Gelar Seminar Perkenalkan Konseling Penyalahgunaan Napza

Himpunan Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (HJM BKI) IAIN Palu menyelenggarakan seminar dengan tema Bebas tanpa Narkoba, Psokotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di Auditorium IAIN Palu, Sabtu (15/6/2019). Pelaksanaan seminar ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Bimbingan dan Konseling Rehabilitasi Napza yang diampu oleh Andi Mutia Sari Handayani, M.Psi, Jusmiati, M.Psi., Psikolog, dan I Putu Ardika, M.Psi., Psikolog.

Ketua Jurusan BKI IAIN Palu, Nurwahida Alimuddin, M.A. yang hadir dan membuka seminar menyatakan apresiasinya atas kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan seperti ini mahasiswa BKI memiliki pengalaman berbagi pengetahuan kepada sesama mahasiswa di IAIN Palu terkait bahaya Napza dan penaggulangannya. Kita tahu, tidak sedikit generasi muda hari ini yang menjadi korban penyalahgunaan Napza,” katanya.

Berbincang soal pilihan kedua dosen di atas menerapkan format seminar dalam perkuliahan, Andi Mutia Sari Handayani, M.Psi., menjelaskan bahwa hal itu dilakukan bukan tanpa maksud. Mereka sengaja menerapkan konsep seminar guna membentuk kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri mahasiswa.

“Sebagai calon konselor, mereka perlu tampil lebih banyak di depan khalayak. Mereka perlu menyebarkan teori dan praktik yang mereka dapatkan melalui tatap muka di kelas kepada sesama mahasiswa. Tidak perlu menunggu sarjana terlebih dulu untuk menginformasikan pengetahuan,” terangnya.

Senada dengan itu, Jusmiati, M.Psi., Psikolog. mengungkapkan, “Tujuan kami memberikan tugas dalam bentuk seminar bersama HMJ BKI agar mahasiswa memiliki keterampilan mengaplikasikan ilmu di depan orang banyak sekaligus untuk merangsang kreatifitas mereka.”

Selain presentasi, mahasiswa-mahasiswa yang diberi tugas sebagai narasumber turut menyuguhkan visualisai jenis-jenis Napza serta metode konseling bagi korban penyalahgunaan Napza lewat aksi teatrikal.

Ditanya terkait tanggapannya terhadap tugas dalam format seminar, Aulia Khoirunnisa mengaku senang. “Awalnya, saya dan teman-teman merasa kesulitan, karena seminar adalah pengalaman yang baru. Kami harus menggali informasi tentang bagaimana penanganan korban Napza di Kantor BNN dan berkonsultasi dengan Pak Putu (I Putu Ardika, M.Psi., Psikolog.-Red.). Tetapi, setelah itu rasanya seru. Alhamdulillah, semuanya lancar dan teman-teman memberikan respon positif,” ujar mahasiswi Angkatan 2017 yang berasal dari Pantai Timur tersebut.

Aksi teatrikal mahasiswa saat menjelaskan penyalahgunaan Napza

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
https://simlppm.untan.ac.id/vendor/terbaik-2024/https://lentera.uin-alauddin.ac.id/question/gratis-terlengkap/https://fateta.ilearn.unand.ac.id/terbaru/https://old-elearning.uad.ac.id/gampang-menang/https://tos.dephub.go.id/maxwin/https://siswa.dpuair.jatimprov.go.id/app/https://fk.ilearn.unand.ac.id/demo/http://ti.lab.gunadarma.ac.id/jobe/system/https://elearning.uika-bogor.ac.id/tanpa-potongan/https://silayar.ut.ac.id/demo/http://www.matano.desa.luwutimurkab.go.id/https://litmas.ar-raniry.ac.id/system/demo-gratis/https://elearning.umsu.ac.id/report/log/
https://simlppm.untan.ac.id/vendor/terbaik-2024/https://lentera.uin-alauddin.ac.id/question/gratis-terlengkap/https://fateta.ilearn.unand.ac.id/terbaru/https://old-elearning.uad.ac.id/gampang-menang/https://tos.dephub.go.id/maxwin/https://siswa.dpuair.jatimprov.go.id/app/https://fk.ilearn.unand.ac.id/demo/http://ti.lab.gunadarma.ac.id/jobe/system/https://elearning.uika-bogor.ac.id/tanpa-potongan/https://silayar.ut.ac.id/demo/http://www.matano.desa.luwutimurkab.go.id/https://litmas.ar-raniry.ac.id/system/demo-gratis/https://elearning.umsu.ac.id/report/log/
404 Not Found

Server Error

404

Page Not Found

This page either doesn't exist, or it moved somewhere else.


That's what you can do